Sabtu, 31 Desember 2016

VISI UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA


VISI UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
Visi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa: 
Terwujudnya universitas terbaik yang memiliki kemandirian, kreativitas, inovasi, unggul, dan kompetitif dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam rangka pengabdian kepada masyarakat.
Visi Operasional Rektor Untirta Periode 2015-2019:
Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Periode 2015-2019 dalam menjalankan fungsi dan misi Tri Dharma Perguruan Tinggi mengacu kepada Visi Operasional yang terdiri dari:
Visi
:
Terwujudnya Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Maju, Bermutu, Berkarakter dan Berdaya Saing dalam Kebersamaan Tahun 2025.
Motto
:
Kerja keras dan cerdas yang dilandasi keiklasan bernilai ibadah
Prinsip
:
Prestasi, komitmen, kebersamaan dan tanggung jawab
Filosofi
Nilai
:
:
Memberikan layanan yang terbaik, amanah, dan professional
Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, dan Akuntabel (JAWARA).
Berdasarkan visi tersebut di atas dengan penjelasan sebagai berikut :
Maju :
Mengandung pengertian terwujudnya kondisi Untirta yang mengalami pertumbuhan, peningkatan dan perubahan secara berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat , daya dukung sumber daya dan manajemen serta kerjasama kemitraan.
Bermutu :
Mengandung pengertian tercapainya kualitas layanan yang memberikan kepuasan kepada pelanggan, lulusan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang menguasai Iptek (hard skill) dan , mampu berkolaborasi dan membangun jejaring (networking) dan berkomunkasi atau soft skill menuju kemajuan bangsa, peradaban dan kesejahteraan umat manusia.
Berdayasaing :
Mengandung pengertian terwujudnya suatu dorongan pada diri pendidik (dosen, tenaga kependidikan dan lulusan untuk memenangkan suatu persaingan (kompetisi), lebih berprestasi, memiliki keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif, berupaya lebih baik dari yang lain, tahan menghadapi berbagai kondisi, hambatan dan tantangan serta mampu beradaptasi dengan lingkungan.
Berkarakter :
Mengandung arti tercapainya tenaga pendidik dan kependidikan serta lulusan universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang menguasai Iptek dengan menjunjung tinggi Kejujuran, Amanah, Berwibawa, Adil, Religius dan Akuntabel (JAWARA).
Kebersamaan :

Dalam mewujudkan misi Untirta perlu terbangun komunikasi kerja di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa lebih mengutamakan semangat gotong royong, kolegial, saling pengertian, saling menghargai dan saling menghormati, sebagai sebuah tim kerja yang menjunjung tinggi solidaritas dan soliditas. Hal ini meniscayakan seluruh komponen Untirta mulai dari level teratas sampai dengan level terbawah bersama-sama berkomitmen memberikan karya terbaiknya demi mewujudkan pelayanan terbaik dan prima kepada pemangku kepentingan.

MUSIK KLASIK MEMBUAT ANAK CERDAS?

MUSIK KLASIK MEMBUAT ANAK CERDAS?
Beberapa orang mungkin menganggap musik klasik sebagai musik yang membosankan, musik orang elit atau bahkan musik kuno. Namun, setelah beredar informasi bahwa musik klasik bermanfaat untuk terapi, musik klasik mulai diminati oleh orang-orang untuk menenangkan pikiran dan otot.
Bahkan alunan musik yang katanya membosankan tersebut sekarang dipercayai dapat menjadi terapi bagi anak-anak agar cerdas. Apakah informasi tersebut benar atau hanya sekedar sugesti? Mengapa hanya jenis musik klasik saja? Kapan tepatnya terapi musik klasik harus dimulai? Benarkah Terapi Musik Klasik Membuat Cerdas?
Tentu semua orangtua akan bangga jika anak mereka tidak hanya pintar melainkan juga cerdas. Definisi dari cerdas adalah orang yang dapat menggunakan secara seimbang kemampuan berfikirnya secara analisis dan menambahkan ide kreatif. Berbeda dengan orang pintar yang saat melakukan apapun merasa tidak perlu mengubahnya dan tidak perlu menambahkan ide ke dalamnya.
Agar anak cerdas tentu tidaklah instant. Butuh pelatihan, tidak hanya pada otak kiri saja tetapi juga otak kanan agar seimbang. Berbagai informasi untuk mencerdaskan otak anak beredar di kalangan para orangtua, mulai dari senam otak hingga menggunakan terapi musik klasik. Benarkah terapi musik klasik dapat membuat otak menjadi cerdas?
Belum ada bukti yang pasti apakah terapi musik klasik dapat membuat anak memiliki jumlah IQ tertentu. David Baron, Kepala Bagian Psikiatri dari Fakultas Kedokteran Universitas Temple, Amerika mengatakan bahwa kecerdasan adalah sesuatu yang kompleks. Ia juga mengatakan bahwa sekitar 60-80 persen kecerdasan diturunkan secara genetik oleh orang tua.
Meskipun belum dapat membuktikan apakah terapi musik klasik dapat membuat anak memiliki IQ tertentu, sejauh ini para peneliti menyetujui bahwa terapi musik klasik merupakan stimulasi yang baik untuk melatih otak agar bekerja lebih maksimal terutama otak kanan yang memiliki peranan besar terhadap imajinasi, kreativitas, serta intuisi.
Sama halnya seperti pelajaran matematika, pelajaran tersebut bukan mencerdaskan tetapi hanya menstimulasi kemampuan otak kiri yang memiliki peranan analisis dan logika untuk bekerja dengan optimal. Mengapa Harus Musik Klasik yang Dijadikan Terapi? Presiden Direktur Yayasan dan Sekolah Musik Jakarta, Dr. Kuei Pin Yeo menyimpulkan bahwa irama pada musik klasik memiliki nada-nada yang bervariasi, terkadang dari lambat ke cepat dan kadang sebaliknya. Musik klasik juga mempunyai kategori frekuensi alfa dan theta 5000-8000 Hz.
Frekuensi tersebut dapat merangsang tubuh dan pikiran menjadi rileks sehingga merangsang otak menghasilkan hormon serotonin dan endorfin yang menyebabkan tubuh menjadi rileks dan membuat detak jantung menjadi stabil. Hal inilah yang mendukung otak dapat berkonsentrasi dengan optimal dalam membangun jaringan-jaringan sipnasis dengan lebih baik.
Para orang tua dapat memulai stimulasi terapi musik klasik pada anak sejak dini. Pelajaran kesenian seperti bermain alat musik dapat mulai dikenalkan sejak anak masuk sekolah atau bahkan dapat dimulai saat masih berada dalam kandungan agar lebih maksimal.
Dari hasil risetnya, Dr. Chapman J. S. Akademis dari New York University, AS, bisa menarik kesimpulan bahwa terapi musik klasik sudah bisa menstimulasi otak janin dalam kandungan saat usia 26 minggu atau trimester ke-3 dimana janin sudah bisa mendengar dengan bantuan cairan ketuban.
Bagi ibu hamil, terapi musik klasik dapat dilakukan di rumah pada pagi dan malam hari. Dengarkan musik klasik sekitar 30 menit setiap hari. Saat mendengarkan, jarak speaker dapat diatur sekitar 50 cm dari perut atau bisa juga menempelkan headphone pada perut.
Terapi musik klasik dapat dilakukan dalam keadaan berbaring santai atau duduk sambil membaca, minum teh atau saat melakukan senam hamil. Selain mendengarkan musik klasik, ibu hamil juga perlu menjaga emosinya dan mengonsumsi makanan dan suplemen bergizi untuk membantu perkembangan otak pada bayi.

Salah satu supplemen yang cocok untuk ibu hamil dan aman untuk janin adalah Noni Juice. Noni Juice dapat membantu meningkatkan hormon serotonin yang dapat membantu ibu hamil mengontrol emosi dan bahkan membantu perkembangan otak janin.

ESENSI SERAGAM BAGI MAHASISWA FKIP


ESENSI SERAGAM BAGI MAHASISWA FKIP
Seperti halnya yang terjadi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), ada peraturan-peraturan yang harus diikuti mahasiswa.
Penerapan seragam, apakah akan mengekang kebebasan mahasiswa dalam berpakaian?
Tujuan dari Penyeragaman ini mendukung pembangunan karakter bagi mahasiswa. Dengan memakai seragam, mahasiswa akan sadar akan profesinya kelak, yakni menjadi seorang guru atau pengajar. Sepintas berseragam melunturkan kesenjangan sesama status sosial antara mahasiswa satu dengan lainnya.
Dengan diterapkannya seragam khususnya di lingkungan FKIP, merupakan identitas baru dan memberi nuansa berbeda dari fakultas yang lain. Dari sudut pandang orang lain, berseragam akan lebih terlihat sopan dan tertib.
Setiap orang tentu memiliki pikiran dan sudut pandang yang beragam. Baiknya kita harus sependapat dan berfikir kedepan. Maksudnya, berseragam itu setidaknya memberi pelajaran pada calon guru sebelum mereka menjalankan profesi sesungguhnya. Disisi lain, guru harus mencitrakan diri sebagai panutan di mata peserta didik. Artinya, segala sikap dan perilaku guru tercermin atas profesi yang disandangnya. Istilah kata Guru dalam bahasa Jawa, digugu (dihormati) dan ditiru (diikuti). Sehingga anak didik dapat menilai dari penampilan gurunya. Guru sebagai pendidik, pengajar, dan pembimbing akan memberi contoh baik kepada para muridnya. Dengan adanya penerapan seragam bagi mahasiswa di FKIP, sangat mendukung proses pembelajaran bagi profesi mahasiswa calon guru.
Jati diri guru ataupun guru adalah pendidik. Apa jadinya kalau seorang guru tidak menggunakan berpakian rapi? Kita dapat melihat seorang guru yang tidak kompak dan konsisten. Setiap peserta didik tidak mempunyai motivasi dalam belajarnya, dikarenakan penampilan sebagai calon guru tak mendukung.

Kiprah guru dalam mencerdaskan anak bangsa sangatlah besar. Besarnya pengaruh guru terhadap proses belajar mengajar, tergantung juga pada kualitas dan kompetensi calon guru. Peratuan memakai seragam perlu didukung karena terdapat unsur edukasi bagi mahasiswa. Dengan memakai seragam, maka, akan membatasi mahasiswa FKIP dalam mengenakan mode pakaian yang tidak sesuai dengan kepribadian calon guru.

Jumat, 30 Desember 2016

FUNGSI AIR MATA

FUNGSI AIR MATA
1.        Membantu penglihatan 
Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.
2.        Membunuh bakteri
Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-bakteri yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit. 
3.        Meningkatkan mood 
Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi karena dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24 persen protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata. 
4.        Mengeluarkan racun 
Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun. Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat mata.
5.        Mengurangi stres
Bagaimana menangis bisa mengurangi stres? Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin. Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi. 
6.        Membangun komunitas
Selain baik untuk kesehatan fisik, menangis juga bisa membantu seseorang membangun sebuah komunitas. Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya di depan teman-temannya atau seseorang yang bisa memberikan dukungan, dan hal ini bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan juga bersosialisasi. 
7.        Melegakan perasaan 

Semua orang rasanya merasa demikian. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega. Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega. Keluarkanlah masalah di pikiranmu lewat menangis, jangan dipendam karena Anda bisa menangis meledak-ledak.

Mengapa Mata Mengeluarkan Air Mata?

Mengapa Mata Mengeluarkan Air Mata?
Setiap orang pasti pernah menangis dalam hidup mereka. Hari pertama manusia lahir, mereka sudah memiliki pengalaman pertama mengeluarkan air mata. Ketika terlalu gembira, ketika terharu, atau ketika sedih, manusia ada kalanya merasa tidak tahan dengan kondisinya sehingga menangis. Ketika menangis, manusia mengeluarkan air mata dari celah-celah matanya.
Menangis adalah bahasa yang digunakan oleh nenek moyang kita untuk saling mengkomunikasikan kondisi emosional. Air mata menjadi sebuah pertanda bahwa orang yang mengeluarkannya berada dalam suatu penderitaan. Dan jika orang lain ikut menangis karena alasan itu, maka air mata menjadi semacam tanda bahwa orang memiliki kondisi emosional yang sama dengan kita. Artinya, air mata adalah simbolisasi dari rasa empati dalam suatu komunitas. Berkomunikasi dengan air mata sudah digunakan oleh nenek moyang manusia jauh sebelum komunikasi verbal berkembang dengan baik.
Sebenernya apa saja sih yang menyebabkan seseorang bisa menangis? Kenapa saat orang merasa sangat sedih mengeluarkan air mata? Bukan mengeluarkan ingus saja? Dan kenapa harus air mata? Sebenarnya di atas sudut luar mata kita, tepat di bawah alis, ada kelenjarlakrimal atau lebih dikenal dengan kelenjar air mata. Ukurannya hanya sebesar buah kenari, tetapi organ yang kecil ini dapat menyemburkan aliran air mata. Kelenjar air mata selalu membuat air mata, bahkan di saat kita sedang ngaskus.
Air mata ini membasahi mata agar tetap bersih dan jernih. Air mata muncul lewat jalan keluar yang ada di sudut luar mata kita. Setiap kali kita berkedip, kelopak mata akan menyebarkan air mata di mata kita. Kemudian air mata mengalir lewat lubang di sudut dalam mata melewati saluran lain dan menuju ke bidang di belakang hidung kita, dimana air mata itu diserap oleh tubuh. Namun jika ada banyak debu di mata kita, ceritanya jadi berbeda. Air mata akan mengalir lebih cepat untuk meningkatkan usaha pembersihan. Air mata yang dihasilkan bisa sangat banyak sehingga air mata itu keluar dari kelopak mata bawah.
Apa sih sebenarnya air mata itu? Dan dari mana asalnya?  Ternyata air mata Berasal dari darah. Air mata, cairan bening yang tidak berwarna atau transparan itu sesungguhnya berasal dari cairan darah. Ketika air mata akan keluar, dapat dirasakan darah mengalir naik ke kepala. Darah itulah yang menjadi asal dari airmata. Meskipun air mata berasal dari cairan darah, air mata tidak berwarna merah. Hal ini disebabkan karena ketika cairan darah masuk ke dalam kelenjar air mata, dinding sel yang dilalui bekerja untuk menyaring unsur warna merah yang terdapat dalam sel darah merah sehingga menghasilkan cairan bening yang disebut dengan airmata. 

Lalu mengapa air mata rasanya asin? Air mata berasa asin karena memang kandungannya yang meliputi leusinenkefalin, adrenokortikotropik, dan prolactin serta beberapa electron, protein pengikat lemak dan Imunoglobulin A yang keseluruhannya menghasilkan rasa asin.

MENGAPA PELANGI BERBENTUK SETENGAH LINGKARAN?


MENGAPA PELANGI BERBENTUK SETENGAH LINGKARAN?
       Tahukah anda, mengapa bentuk pelangi melengkung? Mengapa bentuknya tidak bulat atau persegi atau segitiga atau bentuk lainya? Mari kita ulas sedikit tentang proses terbentuknya pelangi yang indah itu. Pelangi merupakan salah satu pemandangan indah yang jarang kita lihat. Jika kita lihat, bentuk pelangi seperti busur di langit biru yang muncul karena pembiasaan dari sinar matahasi ketika hujan kira-kira di mana ya pelangi bisa terlihat? Biasanya pelangi bisa dilihat di daerah pegunungan atau ketika mendunga atau ketika hujan baru berhenti turun atau juga bisa kita lihat di air terjun.

       Pelangi merupakan satu-satunya gelombang elektromagnetik yang dapat kita lihat. Ia terdiri dari ebberapa spektru, warna. Apakah anda bisa menyebutkan warna aoa sajakah yang bisa kita lihat pada pelangi terebut? Dan sebenarnya ada warna-warna lain yang tidak dapat kita lihat langsung dengan mata. Warna merah memiliki panjang gelombang paling besar. Sedangkan violet memiliki panjang gelombang terkecil. Bagaimana pelangi terbentuk? Coba kita maati ketika sinar matahari mengenai cermin siku-siku atau tepi prisma gelas, atau permukaan buih sabun, kita melihat berbagai warna dalam cahaya.

Apa yang terjadi adalah cahaya putih dibiaskan menjadi berbagai panjang gelombang cahaya yang terlihat oleh mata kita sebagai warna merah, jingga, kuning, hijau, biru dan ungu. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis parallel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut “spectrum”. Di dalam spectrum, garis merah selalu berada salah satu ujung dan biru serta ungu di didi lain, dan ini ditentukan oleh perbedaan panjang gelombang. Ketika kita melihat pelangi, sama saja dengan kita melihat spectrum. Bahkan, pelangi adalah spectrum melengkung besar yang disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari.

       Untuk melihat pelangi yang indah terapat berbagai syaratnya loooh. Syarat yang pertama ialah kita harus membelakangi sumber cahaya saat melihat pelangi. Dalam hal ini, sumber cahaya yang dimaksud ialah matahari. Syarat kedua ialah, penyebab pelangi melengkung itu kita harus melihat pelangi dari sudut sekita 40ยบ, selain dari sudut ini pelangi tidak akan terlihat dengan baik. Oleh karena itu, pelangi terlihat melengkung di langit luas, bukan semata-mata karena memang dia tercipta melengkung tetapu karena sudut pandang kita dan kemampuan bola mata kita lah yang membuatna terlihat berbentuk melengkung.

FILOSOFI PELANGI


FILOSOFI PELANGI
Setelah turun hujan, suatu ketika akan muncul pelangi. Semakin terang warnanya, pelangi itu semakin terlihat indah oleh mata kita. Berdasarkan Ilmu Alam, pelangi itu terdiri dari 7 warna yaitu: Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila, dan Ungu. Masing-masing warna tak pernah bercampur dan tak pernah saling mengganggu. Komposisi warnanyapun  tak pernah saling bertukar, walaupun antara warna terletak diatas warna yang lain.
Masing-masing warna juga tidak pernah saling mendominasi satu dengan yang lain, karena itulah pelangi terlihat sangat indah. Warna-warna pelangi mengajarkan kepada kita agar selalu bersikap arif dalam menghadapi perbedaan. Sebab, keindahan warna yang muncul, akibat pertemuan antara sinar matahari dan rintik hujan.
Intisari yang penulis ambil dari Filosofi Pelangi ini adalah:
Dua dzat yang sama sekali berbeda asal usul dan karakternya. Secara alamiah, Tuhan juga menciptakan manusia secara berbeda-beda dengan pendapat yang berbeda-beda juga sesuai dengan pemahaman masing-masing. Namun, dalam sebuah tim, satu hal yang harus dijaga adalah sebuah keharmonisan demi tercapainya tujuan bersama Bukankah pelangi tak akan terlihat indah jika hanya terdiri satu warna?
Begitupun dengan manusia. Jika manusia ini hanya terdiri satu pemikiran saja, maka semua kehidupan akan berjalan monoton, kaku dan menjemukan. Bila kita merasa berbeda pendapat dengan orang lain, cobalah untuk bersikap arif dengan mencoba memahami jalan pemikiran orang lain. Mencari hal-hal yang baik atas pemikiran orang lain dan bukan justru mengembangkan pemikiran buruk, atas kekurangan orang lain.
Tuhan menciptakan setiap manusia secara unik. Tak ada yang sama persis. Bahkan sidik jari setiap manusia itu tak ada yang sama. Dalam hal pekerjaan, jangan sekali-sekali mempunyai pandangan bahwa ketika kita bertemu dengan orang yang berbeda jalan pikiran dengan kita seperti bertemu dengan musuh yang mengancam, tapi berpikirlah bahwa itu merupakan awal dari sebuah proses dinamis menuju hal yang lebih baik.
Saat kita belajar untuk menghargai perbedaan satu dengan yang lain, kita menjadi lebih mau mendengarkan, lebih terbuka terhadap ide baru, dan lebih semangat untuk tumbuh maju.

“Pelangi dengan warna yang berbeda dapat bekerjasama dalam keselarasan”.